The Amazing Japan

1.Garis Besar Jepang
Ada ga kira-kira benda atau produk yang kita miliki yang tidak berbau Jepang? Rasa-rasanya tidak ada, mulai dari sepeda motor,mobil, alat-alat elektronik seperti tv, dispenser dll hampir semuanya dikuasai oleh Jepang karena keunggulan kualitas dan teknologinya. Paling engga minimal kita punya satu produk Jepang

Dominasi Jepang tidak hanya di bidang teknologi saja, di bidang kebudayaan pun sama saja. Ribuan bahkan ratusan ribu anak-anak muda kita menjadi anggota komunitas Jepang, di mana mereka mengadakan acara secara berkala dengan bersandar pada tradisi Jepang seperti menggunakan kimono, dan berbicara dalam bahasa Jepang. Jika kita lihat situs pertemanan seperti Friendster atau Facebook, beberapa orang yang jelas-jelas orang Indonesia mengganti nationality mereka menjadi Jepang dan juga mengganti namanya menjadi nama yang berbau Jepang! Ckckck Sampai segitunya kah?

Jepang terletak di asia timur yang berarti bertetangga dengan korea dan china. Sebagian besar penduduknya beragama Shinto dan Buddha (95%). Bahasa inggris dan huruf latin tidak umum di sini, itu artinya anda harus bisa membaca huruf-huruf jepang jika ingin berkunjung secara backpacking ke sini. Oh iya, biaya hidup di sini sangat mahal bahkan jepang menempati peringkat pertama di asia untuk urusan mahalnya biaya hidup.
Orang sana sangat workcaholic dan memiliki rasa bangga yang sangat besar terhadap negaranya. Mereka sangat disiplin di berbagai hal termasuk kebersihan. Kesadaran mereka sangat tinggi untuk menjaga lingkungannya, oleh karena itu pemerintah di sana tidak perlu memberlakukan peraturan-peraturan yang norak seperti di Singapura.

2. Tips ke Jepang

  • Orang jepang berjalan sangat cepat, oleh karena itu jangan menghalangi jalan mereka terutama di stasiun kereta bawah tanah (subway), kalo tidak anda bisa disemprot habis-habisan
  • Jika berada di kereta atau bus, jangan lupa men-silent-kan HP anda.
  • Jagalah kebersihan. Orang jepang sebenarnya tidak terlalu suka dengan kehadiran turis asing karena kebiasaan turis asing yang masih seenaknya membuang sampah sembarangan (terutama turis dari Indonesia)
  • Anda tidak akan pernah menemukan tempat sampah untuk membuang tisu bekas buang air besar anda di toilet, kerena tisu itu ternyata dibuang ke kloset. Jangan sampai anda berbuat seperti yang saya lakukan : mengantonginya!
  • Semua toilet di jepang sudah menggunakan sistem basuh otomastis (baca: cebok otomatis).Tapi ingat jangan menyetel air buat membasuh dengan terlalu keras, kalo tidak pantat anda bisa terasa tidak nyaman ^^
  • Rata-rata pintu di jepang adalah otomatis, anda cukup berjalan saja dan pintu akan terbuka dengan sendirinya. Tapi jika pintu itu ternyata tidak terbuka, maka di samping pintu ada tombol yang harus anda pencet untuk membukanya. Ini kejadian nyata,saya berdiri cukup lama dengan muka binggung di depan sebuah pintu yang tidak terbuka juga meski saya sudah berdiri di depannya, tak lama kemudian lewat seorang nenek yang memencet tombol itu dan...seeeeet pintu pun terbuka. Duh malunya..
  • Buat turis dengan bujet terbatas,anda dapat menginap di capsule hotel
3.Laporan Perjalanan

Laporan 1 : Osaka
Laporan 2 : Kyoto

Tidak ada komentar: